Ditulis oleh: Anne Ahira
untuk Abdul,
"Anda tidak berhak dipuji kalau tidak bisa menerima kritikan" (Halle Berry, 2005)
Itulah kalimat dahsyat yang disampaikan Halle Berry, artis peraih Oscar melalui film James Bond 'Die Another Day' di tahun 2004 ketika mendapat piala Razzie Award.
Razzie Award adalah penghargaan yang diberikan kepada mereka yang dinilai aktingnya buruk. Label pemain terburuk ini didapatkan Halle setelah memainkan perannya di film 'Cat Woman'.
Ia adalah orang yang pertama kali langsung datang ke tempat pemberian penghargaan tersebut.
Tidak ada Aktor dan Artis lain sebelumnya yang sanggup datang dan hanya menyampaikan pesannya melalui video.
Sambutannya sungguh menarik : "Saya menerima penghargaan ini dengan tulus. Saya menganggap ini sebagai kritik bagi saya untuk tampil lebih baik di film-film saya berikutnya. Saya masih
ingat pesan ibu saya bahwa... 'Kamu tidak berhak dipuji kalau kamu tidak bisa menerima ritikan'."
Tepukan tangan sambil berdiri sebagai bentuk ketakjuban dari para hadirin sangat memeriahkan malam itu. Ya,sangat sedikit orang yang sanggup menerima kritikan seperti Halle.
Nah, sekarang, apa arti kritik bagi Abdul? Apakah itu musibah buruk? Seperti bencana yang tidak terduga,atau... simbol kehancuran diri? Adakah yang bisa menganggap kritik layaknya ia menerima pujian?
Kritik memiliki banyak bentuk...
Kritik bisa berupa nasehat, obrolan, sindiran, guyonan, hingga cacian pedas. Wajar saja jika setiap orang tidak suka akan kritik.Bagaimanapun, akan lebih menyenangkan jika kita berlaku dan tampil sempurna,memuaskan semua orang dan mendapatkan pujian.
Tapi siapa yang bisa menjamin bahwa kita bisa aman dari kritik? Tokh kita hanyalah manusia dengan segala keterbatasannya. Dan nyatanya, di dunia ini lebih banyak orang yang suka mengkritik, daripada dikritik. :-)
Kalau Abdul suka sepak bola, pasti sering mengamati para komentator dalam mengeluarkan pernyataan pedasnya.Padahal belum tentu kepandaian mereka dalam mengkritik orang lain sebanding
dengan kemampuannya jika disuruh memainkan bola sendiri di lapangan. ;-)
Belum lagi para pakar dan pengamat politik, ekonomi, maupun sosial. Mereka ramai-ramai berkomentar kepada publik, seolah pernyataan merekalah yang paling benar. :-)
Namun bukan itu permasalahannya!
Pertanyaannya sekarang adalah...
seandainya Abdul mendapatkan kritikan,yang sakitnya melebihi tamparan, apa yang harus Abdul lakukan?
Jawabannya adalah...
=> Nikmatilah setiap kritikan layaknya kue kegemaran kita!
Mungkinkah? Mengapa tidak! :-)
Kita mempunyai wewenang penuh untuk mengontrol perasaan kita.Berikut tips untuk Abdul saat menghadapi kritik:
1. Ubah Paradigma Abdul Terhadap Kritik
Abdul, tidak sedikit orang yang jatuh hanya gara-gara kritik, meski tidak semua kritik itu benar dan perlu ditanggapi. Padahal, kritik menunjukkan adanya yang *masih peduli* kepada kita.
Coba perhatikan perusahaan-perusahaan besar yang harus mengirimkan berbagai survey untuk mengetahui kelemahannya.
Bayangkan jika Abdul harus melakukan hal yang sama, mengeluarkan banyak uang hanya untuk mengetahui kekurangan Abdul!
Kritik merupakan kesempatan untuk koreksi diri. Tentu saja akan menyenangkan jika mengetahui secara langsung kekurangan kita, daripada sekedar menerima dampaknya, seperti dikucilkan misalnya.
2. Cari tahu sudut pandang si pengkritik
Tidak ada salahnya mencari tahu detil kritik yang disampaikan. Abdul bisa belajar dari mereka dan melakukan koreksi terhadap diri Abdul. Bisa jadi kritik yang disampaikan benar adanya.
Jika perlu, justru carilah orang yang mau memberikan kritik sekaligus saran kepada Abdul. Tokh Abdul tidak akan menjadi rendah dengan hal itu. Justru sebaliknya, pendapat orang bisa jadi membuka persepsi, wawasan, maupun paradigma baru yang mendukung goal Abdul.
3. Kritik tidak perlu dibalas dengan kritik!
Tanggapi kritik dengan bijak. Abdul tidak perlu merasa marah atau memasukkannya ke dalam hati. Toh menyampaikan pendapat adalah hak semua orang.
Nikmatilah apapun yang mereka sampaikan. Tidak ada ruginya untuk ringan dalam mema'afkan seseorang. Anggaplah semua itu untuk perbaikan yang menguntungkan Abdul kelak.
Jangan pernah Abdul balas kritik dengan kritik. Karena hal ini hanya akan membuat perdebatan, menguras tenaga & pikiran. Tidak ada gunanya...
4. Terimalah kritikan dengan senyuman. ^_^
Ini semua bisa melatih mental kita agar bisa *tegar* menghadapi ujian yang lebih hebat di kemudian hari. Singkatnya, kita memang hanya layak dipuji jika sudah berani menerima kritikan. Meski tidak mudah, asah terus keberanian Abdul untuk menikmati kritik layaknya menikmati kue Abdul.
Ingat, pujian dan apresiasi hanya akan datang apabila kita sudah melakukan sesuatu yang berharga.
So, jangan pernah bosan untuk memburu kritik, dan tanggapilah setiap kritik dengan lapang dada
Senin, 23 Mei 2011
Kritik Anda adalah Kue Anda
Kamis, 20 Januari 2011
Kriteria Memilih Gadis Yang Masih Suci
Sumber: www.AnneAhira.com
Pasangan hidup merupakan salah satu hal yang sangat menentukan terbentuknya kehidupan keluarga yang sakinah wa rahmah di dalam sebuah hubungan pasangan suami istri. Hal ini tentunya dibentuk selain dengan ketaqwaan, garis keturunan dan memiliki sedikit harta, kecantikan serta keperawanan seorang gadis sangat dianjurkan serta menentukan dalam memilih pasangan.
Berikut ini beberapa cara untuk memilih gadis yang masih suci, sehingga dapat mampu membina rumah tangga yang baik. Kriteria seorang gadis yang disukai oleh pria terdapat empat macam, yaitu
Pertama, gadis yang memiliki rambut hitam, kemudian hitam alisnya, hitam bulu matanya, serta hitam bola matanya.
Kedua, gadis yang putih badannya, putih giginya, serta putih kedua telapak tangannya.
Ketiga, gadis yang kemerah-merahan bibirnya, kemerah-merahan pipinya, serta kemerah-merahan gusinya. Dan
Kempat, gadis yang sedang kepalanya, dagunya serta semerbak wangi keringatnya.
Agar lebih jelas serta spesifik berikut ini penjelasan singkatnya.
Dahi
Seorang gadis yang masih suci, memiliki ciri dahi yang licin. Hal ini dikarenakan karena apabila seorang gadis yang selalu melakukan senggama licinnya tersebut hilang, serta muncul kedutan atau garis-garis yang terkadang nampak kadang tidak ketika sedang berbicara.
Kedutan suci yang telah hilang, tidak begitu ketara dan tidak begitu terihat jelas, kecuali ketika muka menunjukkan reaksi tertentu seperti sedang tertawa dan bicara, sementara kedutan karena dimakan usia senantiasa nampak dan kekal.
Bagi seorang gadis sebaiknya hal ini jangan dihilangkan dengan sembarang minyak, walaupun di zaman sekarang ini banyak bermacam-macam minyak khusus untuk seorang gadis. Namun kedutan karena hilangnya kesucian tidak mudah untuk dihilangkan oleh seorang gadis.
Untuk memudahkan melihat gadis yang masih suci atau tidak. Coba perhatikan dahi gadis yang sudah bersuami dengan yang belum. Perhatikan secara seksama dan akan terlihat perbedaaannya. Gadis yang sudah tidak suci terdapat beberapa kedutan garis-garis timbul dan melekuk di dahi gadis itu. Perhatikan betul-betul sebab garis-garis tersebut tidak begit nampak jelas.
Hidung
Seorang gadis yang masih suci atau tubuhnya belum disentuh oleh lelaki, ujung hidungnya memiliki warna kemerah-merahan, apabila disentuh ujung hidungnya nampak berwarna kemerah-merahan. Gadis yang tidak suci ujung hidungnya merah namun berwarna merah pucat, terkadang warna merah tidak nampak, yang nampak hanyalah pucat.
Mata
Namun, terkadang kita memandang gadis cantik hanya dibagian luar saja, tapi bagian dalamnya sudah habis, untuk mengetahui seorang gadis itu masih suci atau tidak coba tengoklah matanya. Bila bagian bawah kelopak terlipat sedikit dan terdapat tanda lebam atau tanda memar berarti gadis itu sudah tidak suci lagi, mungkin sudah bersuami.
Tanda lebam yang menunjukkan tidak suci nampak semacam garis-garis berwarna hitam di bawah kelopak mata disamping warna hitam dibawah kelopak mata sedikit terlihat berkeriput. Seorang gadis yang masih suci matanya berseri-seri, tidak terdapat tanda berwarna hitam, lebam maupun garis-garis lainnya.
Ketika gadis itu tertawa di bawah kelopak matanya tidak terdapat apapun, seperti keriput, bergaris dan hal-hal lainnya.
Punggung
Pada tubuh seorang gadis punggung mejadi suatu bagian yang cukup penting, punggung seorang gadis dapat berubah melalui 2 proses, pertama punggung gadis menjadi besar karena proses hormon, serta punggung gadis menjadi besar karena lelaki.
Punggung yang terkena sentuhan seorang lelaki akan menjadi lebih besar, hal ini lebih yang sudah berhubungan badan. Punggung gadis yang masih suci walaupun gemuk ia masih kelihatan cantik, sebab masih sangart kental dan tegang serta tidak lesu dan jatuh.
Coba perhatikan pinggang gadis tersebut, apabila pinggangnya masih ramping, lalu ketika berjalan punggungnya tidak goyah artinya ia masih suci. Punggung gadis yang pernah melakukan hubungan badan nampak jatuh dan disaat ia berjalan goyangannya tidak melantun walaupun punggungnya memang berisi dan besar tetapi tidak kental.
Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan saat melakukan hubungan badan lebih kurang 90% hormon yang ada di bagian punggung akan tertumpu kebagian kemaluan, sebab di masa kepuncak (orgasme), punggung gadis menjadi tegang.
Apabila sudah selesai berhubungan badan punggung yang tegang akan mengendur semula dan ini menyebabkan punggung menjadi kendur dan jatuh. Lebih kerap gadis itu melakukan hubungan badan, punggung akan semakin jatuh dan lesu.
Kriteria Memilih Gadis Yang Masih Suci
Sumber: www.AnneAhira.com
Pasangan hidup merupakan salah satu hal yang sangat menentukan terbentuknya kehidupan keluarga yang sakinah wa rahmah di dalam sebuah hubungan pasangan suami istri. Hal ini tentunya dibentuk selain dengan ketaqwaan, garis keturunan dan memiliki sedikit harta, kecantikan serta keperawanan seorang gadis sangat dianjurkan serta menentukan dalam memilih pasangan.
Berikut ini beberapa cara untuk memilih gadis yang masih suci, sehingga dapat mampu membina rumah tangga yang baik. Kriteria seorang gadis yang disukai oleh pria terdapat empat macam, yaitu
Pertama, gadis yang memiliki rambut hitam, kemudian hitam alisnya, hitam bulu matanya, serta hitam bola matanya.
Kedua, gadis yang putih badannya, putih giginya, serta putih kedua telapak tangannya.
Ketiga, gadis yang kemerah-merahan bibirnya, kemerah-merahan pipinya, serta kemerah-merahan gusinya. Dan
Kempat, gadis yang sedang kepalanya, dagunya serta semerbak wangi keringatnya.
Agar lebih jelas serta spesifik berikut ini penjelasan singkatnya.
Dahi
Seorang gadis yang masih suci, memiliki ciri dahi yang licin. Hal ini dikarenakan karena apabila seorang gadis yang selalu melakukan senggama licinnya tersebut hilang, serta muncul kedutan atau garis-garis yang terkadang nampak kadang tidak ketika sedang berbicara.
Kedutan suci yang telah hilang, tidak begitu ketara dan tidak begitu terihat jelas, kecuali ketika muka menunjukkan reaksi tertentu seperti sedang tertawa dan bicara, sementara kedutan karena dimakan usia senantiasa nampak dan kekal.
Bagi seorang gadis sebaiknya hal ini jangan dihilangkan dengan sembarang minyak, walaupun di zaman sekarang ini banyak bermacam-macam minyak khusus untuk seorang gadis. Namun kedutan karena hilangnya kesucian tidak mudah untuk dihilangkan oleh seorang gadis.
Untuk memudahkan melihat gadis yang masih suci atau tidak. Coba perhatikan dahi gadis yang sudah bersuami dengan yang belum. Perhatikan secara seksama dan akan terlihat perbedaaannya. Gadis yang sudah tidak suci terdapat beberapa kedutan garis-garis timbul dan melekuk di dahi gadis itu. Perhatikan betul-betul sebab garis-garis tersebut tidak begit nampak jelas.
Hidung
Seorang gadis yang masih suci atau tubuhnya belum disentuh oleh lelaki, ujung hidungnya memiliki warna kemerah-merahan, apabila disentuh ujung hidungnya nampak berwarna kemerah-merahan. Gadis yang tidak suci ujung hidungnya merah namun berwarna merah pucat, terkadang warna merah tidak nampak, yang nampak hanyalah pucat.
Mata
Namun, terkadang kita memandang gadis cantik hanya dibagian luar saja, tapi bagian dalamnya sudah habis, untuk mengetahui seorang gadis itu masih suci atau tidak coba tengoklah matanya. Bila bagian bawah kelopak terlipat sedikit dan terdapat tanda lebam atau tanda memar berarti gadis itu sudah tidak suci lagi, mungkin sudah bersuami.
Tanda lebam yang menunjukkan tidak suci nampak semacam garis-garis berwarna hitam di bawah kelopak mata disamping warna hitam dibawah kelopak mata sedikit terlihat berkeriput. Seorang gadis yang masih suci matanya berseri-seri, tidak terdapat tanda berwarna hitam, lebam maupun garis-garis lainnya.
Ketika gadis itu tertawa di bawah kelopak matanya tidak terdapat apapun, seperti keriput, bergaris dan hal-hal lainnya.
Punggung
Pada tubuh seorang gadis punggung mejadi suatu bagian yang cukup penting, punggung seorang gadis dapat berubah melalui 2 proses, pertama punggung gadis menjadi besar karena proses hormon, serta punggung gadis menjadi besar karena lelaki.
Punggung yang terkena sentuhan seorang lelaki akan menjadi lebih besar, hal ini lebih yang sudah berhubungan badan. Punggung gadis yang masih suci walaupun gemuk ia masih kelihatan cantik, sebab masih sangart kental dan tegang serta tidak lesu dan jatuh.
Coba perhatikan pinggang gadis tersebut, apabila pinggangnya masih ramping, lalu ketika berjalan punggungnya tidak goyah artinya ia masih suci. Punggung gadis yang pernah melakukan hubungan badan nampak jatuh dan disaat ia berjalan goyangannya tidak melantun walaupun punggungnya memang berisi dan besar tetapi tidak kental.
Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan saat melakukan hubungan badan lebih kurang 90% hormon yang ada di bagian punggung akan tertumpu kebagian kemaluan, sebab di masa kepuncak (orgasme), punggung gadis menjadi tegang.
Apabila sudah selesai berhubungan badan punggung yang tegang akan mengendur semula dan ini menyebabkan punggung menjadi kendur dan jatuh. Lebih kerap gadis itu melakukan hubungan badan, punggung akan semakin jatuh dan lesu.
Kamis, 02 Desember 2010
Kenali Gaya Kerja Anda
Sumber: www.AnneAhira.com
Di tempat kerja, hubungan dengan lingkungan sedikit banyak berpengaruh terhadap prestasi kerja. Hubungan dengan lingkungan dipengaruhi dengan bagaimana bentuk interaksi ketika menyelesaikan pekerjaan, maupun hal yang terkait dengan persoalan di luar pekerja.
Bentuk interaksi ketika menyelesaikan pekerjaan dengan atasan, rekan kerja maupun bawahan dikenal dengan istilah gaya kerja.
Gaya kerja dibedakan menjadi 5 tipe yaitu commanding, marginal, indifferent, humanistic dan enlighting.
Seseorang dapat mengetahui kecenderungan gaya kerja yang dominan melalui kuesioner sebagai alat ukur. Dengan mengetahui gaya kerja, seseorang dapat menggunakan kelebihan dan memperbaiki kelemahan.
Commanding
Gaya kerja commanding atau dikenal juga dengan gaya kerja memerintah. Gaya kerja ini berorientasi pada kekuasaan. Hubungan kerja didasarkan pada pola atasan dan bawahan.
Orang dengan gaya kerja ini cenderung merasa benar sendiri. Gaya kerja ini biasanya diperlukan pada saat keadaan kritis yang memerlukan pengambilan keputusan secara cepat.
Marginal
Gaya kerja marginal berorientasi pada aturan yang harus dipatuhi dan perintah dari atasan. Orang dengan gaya kerja ini biasanya hanya mengikuti perintah dan tidak kreatif. Gaya kerja ini diperlukan pada tempat kerja yang memerlukan orang tipe hanya do-er atau pelaksana.
Indiffirent
Gaya kerja indifferent atau masa bodoh hanya berorientasi pada tugas sendiri. Seseorang dengan gaya kerja dominan indifferent hanya fokus untuk menyelesaikan kewajibannya tanpa peduli pada keadaan sistem secara keseluruhan.
Gaya kerja ini akan tepat diterapkan pada tempat kerja dengan tipikal pekerjaan tak saling bergantung satu dengan lainnya.
Humanistic
Gaya kerja humanistic adalah gaya kerja yang berorientasi pada perasaan. Seseorang dengan gaya kerja ini cenderung untuk menghindari keributan di tempat kerja akibat konflik. Berbeda pendapat adalah sesuatu yang sangat dihindarkan.
Kekurangan dari gaya kerja ini adalah tidak bisanya diambil keputusan secara tegas, apalagi bila waktunya mendesak. Sedangkan kelebihannya adalah membina hubungan yang baik dan kekompakan personil di tempat kerja.
Enlighting
Gaya kerja enlighting merupakan gaya kerja yang dipandang paling ideal untuk diterapkan secara umum. Gaya kerja ini berorientasi pada prestasi atau keberhasilan bersama.
Kelebihan gaya kerja ini pada diskusi, proses sharing ide, evaluasi bersama, dan teamwork yang kuat. Gaya kerja ini akan sesuai dengan tipikal pekerjaan yang melibatkan banyak personil dengan peranan sejajar.
Penerapan gaya kerja sangat ditentukan juga oleh tempat kerja dan tipikal pekerjaan. Tidak ada gaya kerja yang paling baik, tetapi hanya ada gaya kerja yang paling sesuai.
Sabtu, 27 November 2010
Mengenal Personal Balanced Scorecard
Sumber: www.AnneAhira.com
Tahukah Anda bahwa ternyata ada hubungan yang kuat antara kebahagiaan karyawan dengan kesungguhan mereka bekerja di kantor? Survei mengenai kebahagiaan di tempat kerja yang dilakukan oleh Gallup Management Journal (GMJ) membuktikan hal ini.
Survei tersebut juga menemukan fakta bahwa perasaan senang merupakan faktor penting di tempat kerja. Karyawan yang bahagia akan lebih siap untuk menangani hubungan di tempat kerja, mengendalikan stress dan membaca kesempatan.
Personal Balanced Scorecard (PBSC) adalah bagian dari sebuah konsep yang dinamakan Total Performance Scorecard (TPS) yang dikemukakan oleh Hubert K. Rampersad pada tahun 2003.
PBSC merupakan alat yang efektif bagi manajer untuk melakukan pembinaan karyawan, guna mencapai integritas dan keselarasan antara kehidupan pekerjaan dan kehidupan di luar pekerjaan.
Merumuskan Ambisi Pribadi
Personal Balanced Scorecard sebenarnya merupakan catatan pribadi yang dibuat berdasarkan perenungan diri. Perumusan Personal Balanced Scorecard dimulai dengan perumusan ambisi pribadi yang terdiri dari misi, visi dan peran kunci pribadi.
Ambisi pribadi adalah citra diri pemandu seseorang untuk menghasilkan tindakan yang memiliki tujuan dan keyakinan. Misi pribadi ditujukan untuk ada, sedangkan visi pribadi ditujukan untuk menjadi.
Kebanyakan orang merasa kesulitan dalam merumuskan ambisi pribadinya. Oleh karena itu sebenarnya ada beberapa pertanyaan yang bisa dijawab untuk mempermudah perumusan visi dan misi pribadi tersebut.
Berikut ini adalah contoh pertanyaan untuk visi pribadi:
- Siapakah saya?
- Apa falsafah hidup saya?
- Untuk apa saya hidup?
- Apa aspirasi terdalam saya?
- Apa yang membuat saya paling bahagia?
Sedangkan pertanyaan untuk merumuskan misi pribadi adalah sebagai berikut:
- Kemana saya menuju?
- Apa yang ingin saya wujudkan?
- Apa tujuan jangka panjang saya?
- Apa yang ideal buat saya?
- Apa yang saya pertahankan?
Contoh pernyataan ambisi pribadi adalah sebagai berikut:
Visi: Saya Ingin Menjadi Penulis.
Misi: Saya akan mewujudkan cita-cita saya menjadi penulis dengan cara sebagai berikut:
- Lebih banyak berlatih menulis dengan mengikuti lomba kepenulisan.
- Mengikuti berbagai workshop dan pelatihan menulis.
- Mempertahankan stabilitas keuangan agar tetap dapat membeli buku sebagai sumber ide.
- Menikmati pekerjaan menulis dan berinisiatif untuk terus belajar.
Peran Kunci Pribadi
Peran kunci pribadi adalah cara yang Anda pilih untuk memenuhi berbagai peran penting dalam kehidupan Anda, sehingga dapat mewujudkn misi dan visi pribadi Anda.
Contohnya adalah sebagai pasangan, sebagai ibu/ayah, sebagai sahabat, sebagai anak, sebagai anggota organisasi, dan lainnya.
Tindakan Perbaikan dalam Empat Perspektif Personal Balanced Scorecard
Terdapat empat perspektif dalam Personal Balanced Scorecard, yaitu:
- Perspektif internal, yaitu hal-hal yang berkaitan dengan diri sendiri seperti level stress, level kegembiraan, berat badan, tingkat kebugaran tubuh, dll
- Perspektif eksternal, yaitu yang berkaitan dengan hubungan sosial dengan orang lain seperti atasan, bawahan, anak, pasangan, sahabat, teman sejawat, dll.
- Perspektif pengetahuan dan pembelajaran, yaitu berkaitan dengan kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan seseorang.
- Perspektif keuangan, berhubungan dengan kondisi finansial seperti jumlah simpanan, jumlah pendapatan bersih, jumlah investasi, dll.
Personal Balanced Scorecard mengajak seseorang untuk menerjemahkan ambisi pribadinya dalam keempat perspektif tersebut dengan menentukan faktor kunci keberhasilan, sasaran pribadi, ukuran kinerja pribadi, target pribadi dan tindakan perbaikan pribadi.
Rabu, 24 November 2010
Pendampingan ISO
Salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan mutu suatu organisasi adalah dengan menerapkan ISO dalam sistem manajemen organisasi. Melalui ISO, semua proses terdokumentasi dengan rapi dan sistematis. Tujuan penerapan ISO sesungguhnya adalah meningkatkan kepuasan pelanggan melalui penerapan sistem secara efektif, termasuk proses perbaikan berlanjut dari sistemnya dan kepastian kesesuaiannya dengan persyaratan pelanggan serta peraturan yang berlaku.
ISO dengan prilaku utamanya WRITE WHAT YOU DO AND DO WHAT YOU WRITE memiliki manfaat antara lain :
1. Sarana Marketing (Market Image)
2. Beban Inspeksi Menjadi Lebih Ringan
3. Suasana Kerja Menjadi Lebih Menyenangkan
4. Sarana Benchmarking
Dengan manfaat seperti itu, SMPN 1 Baubau memiliki tekad yang kuat untuk mendapatkan sertifikasi ISO dengan mengundang pihak LPMP Sultra untuk menjadi pendamping dalam rangka persiapan IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001-2008 di lingkungan sekolah.
Saat ini SMPN 1 Baubau telah berada tahap kedua penerapan SMM 9001-2008, yakni tahap penyusunan dan pengesahan dokumen.
Sukses buat TIM ISO SMPN 1 Baubau, yes
Kreatifitas Sebagai Ketrampilan
Cara terbaik untuk menjadi pemikir kreatif adalah bersikap seperti seorang pemikir kreatif. Mari kita lihat bagaimana sikap orang kreatif. Pemikir kreatif adalah:
* Mempertanyakan segalanya
* Menghasilkan gagasan
* Mencari apa yang mungkin bekerja lebih baik
* Mematahkan paradigma
* Mengambil tindakan
Pemikir kreatif mempertanyakan segalanya
Bagi orang yang kreatif, rasa ingin tahu adalah pandangan hidup. Mereka selalu ingin tahu, berjiwa petualang. Mereka harus mengetahui apa yang menyebabkan segala sesuatu. Ketika masih kecil, mereka mengintip bagian belakang pesawat televisi untuk memeriksa apakah ada orang-orang kecil yang keluar masuk dari belakang. Juga saat kita sedang memasang lemari atau sedang memasak, mereka pasti akan mencoba membantu. Pemikir kreatif hebat dalam mengikuti inovasi teknis dan cara baru berpikir tentang berbagai hal, hanya dengan mengikuti sifat ingin tahu mereka. Kita bisa mengembangkan kemampuan ini dengan berlatih. Mulai dengan membiasakan bertanya mengapa dan bagaimana. Tantanglah semua hal dan semua orang.
Pemikir kreatif menghasilkan gagasan
Cara terbaik untuk mendapatkan gagasan yang hebat adalah dengan menghasilkan banyak gagasan. Semakin banyak gagasan yang kita punyai, semakin hebat pilihan kita. Seorang penemu, Dr. Yoshio Nakamata, pemegang 2300 hak paten, mendorong para pemikir kreatif, “Isilah otak Anda, terus memompa informasi ke dalamnya. Beri otak Anda bahan mentah yang banyak. Lalu, berilah ia kesempatan untuk memasaknya.” Jangan menilai gagasan sewaktu kita mengumpulkannya; masih banyak waktu untuk melakukannya nanti.
Pemikir kreatif mencari apa yang bekerja lebih baik
Pemikir kreatif tidak menerima segala sesuatu apa adanya. Mereka selalu mencari cara untuk memperbaiki keadaan. Konsultan manajemen Fred Pryor mengatakan bahwa orang kreatif melihat apa yang dilihat orang lain, tetapi mereka memikirkan apa yang tidak dipikirkan orang lain. Para pemikir kreatif tidak melihat masalah, mereka melihat tantangan.
Pemikir kreatif mematahkan paradigma
Paradigma memang penting – kita semua membutuhkan serangkaian aturan dan cara untuk membingkai gagasan agar berfungsi di dunia kita. Namun, kita bisa menjadi terlalu bergantung pada kenyamanan paradigma. Para pemikir kreatif tidak takut mencampakkan paradigma lama untuk memberi ruang bagi yang baru. Mereka menjebol batasan yang dipercayai.
Pemikir kreatif mengambil tindakan
Para pemikir kreatif membawa gagasan sampai berhasil. Mereka menggunakan kreatifitas mereka tidak hanya untuk mempertanyakan, mengumpulkan gagasan, dan menciptakan cara-cara baru melakukan berbagai hal, tetapi juga untuk menciptakan sarana mewujudkan gagasan itu. Mereka adalah pekerja. Mereka mengetahui apa yang dibutuhkan pada setiap langkah karena mereka peduli akan sekeliling mereka, akan kecenderungan dan kemungkinan. Mereka adalah pencoba-pasar. Mereka mencari tindakan yang dibutuhkan dalam membawa sebuah rencana pada kenyataan. Tidak semua pekerja itu kreatif, tetapi semua orang kreatif yang sukses adalah pekerja. Tindakan adalah faktor pembeda antara mereka yang hanya bermimpi dan mereka yang berhasil.
Sumber: Buku Quantum Success
http://www.pelangi-tc.com/?p=378